Senin, 18 Juli 2016
Menolak Tua
Memulai perbincangkan pertamaku melalui sebuah blog. Awal yang baru, saya lakukan karena sebenarnya saya bukan typical orang yang suka bercerita. Dalam benak-ku, menulis adalah sebuah hal yang tidak penting. Sampai timbul pernyataan, 'ngapain sih nulis?' itu yang ada di benak-ku. Karena masa kecilsaya hanya saya habiskan dengan bermain, dan menganggap hal ini bukan sesuatu yang "wah". Lucu sekali, awal mula saya menertawakan sebuah tulisan, namun sekarang tulisan yang menertawakan ku. Sungguh luar biasa, untuk mereka yang pandai bermain dengan kata. Lalu menjadikannya indah.
Awal mula tulisan ku sebenarnya berawal dari masa-masa SMA ku. Tidak ada di pikiran ku untuk dan ingin menulis. Entah lah, karena yang ada di benak saya bahwa, "saya ingin maju dan berkembang". Masa-masa SMA membawa ke dalam suatu odganisasi, ya memang sebenarnya saya pun suka dengan hal itu. Pertama kali saya mengenal tulisan dari kegiatan di Majalah. Satu tahun saya mengikuti kegiatan anak muda di Provoke Magazine, kelas 11 waktu itu. Seru, senang, menambah teman, dan belajar berani. Itu sebenarnya satu hal yang saya belum punya, yaitu "belajar berani". Ibarat kata saya di paksa masuk dengan hal yang saya tidak sukai. "Yaa! Luar biasa, sampai-sampai tidak tahu malu". Kegiatan itu pun berlangsung hanya 1tahun, dan dalam hati berbicara "wahh, kok jadi ketagihan gini ya" (sebelumnya saya belum dan minim menulis). Selesainya saya di Provoke Magazine, saya merasa ada yang hilang. Yang seperti saya katakan "kok jadi ketagihan". 2bulan saya berhenti sejenak dari kegiatan. Lalu sebuah chat masuk dari grup Provoke, ada kakak reporter yang pamitan untuk menimba Ilmu ke "Tanah tetangga". Sebuah hal yang wah banget nih. Saya memulai nya dengan sebuah sapaan hangat untuk kepergiannya. Percakapan di mulai "weh kak mau kemana lo?" "Mau belajar dan nimba Ilmu nih bro." (Sebelumnya dia belom kenal gua TERNYATA, karena jumlah kami yang banyak, mungkin doi sampe ga ngenalin). Lalu jawab saya " ohh okee sukses deh lo ka di sana" akhirnya percakapan kita terjalin. Tapi jangan mikir aneh-aneh, doi Cowo! Hahah. Setelah itu banyak hal-hal yang dia tanyakan ke saya, seputaran anak-anak muda kalangan SMA. Oya sebelumnya, sampe-sampe lupa memperkenalkan doi, nama dia Rizky Ramadan, panggilan akrabnya Kiram. Lalu dari sering nya saya nanya-nanya dan di tanya-tanya. Akhirnya doi ngajakin saya ke suatu Majalah juga, yaitu: Hai Magazine. ai Magazines adalah Majalah kalangan anak SMA yang menjadi wadah bagi anak muda maupun tua muda,menginspirasi banget deh. Banyak yang saya tulis mulai dari pendidikan, kegiatan yang lagi nge-trend, sampai kasus-kasus anak SMA cabul. Nah dari situlah, awal mula saya dipaksa dan di ajak untuk bisa menulis. "Kadang apa yang kita tidak sukai, akan membawa kita ke suatu kebiasaan. Dan akhirnya kita menyukai apa yang kita tidak sukai" sempat berfikir, kemampuan apa yang saya punya. Melihat teman-teman banyak yang berprestasi dan mempunyai potensi. Intinya sebenarnya itu, mau tidaknya kita keluar dari comfort zone. Itu aja sih yang mau saya curahkan, moga-moga memotivasi yaa. Sekian dan terimakasih.
NB: bila mata anda sudah mengeluarkan air mata, mohon jangan di lanjuti #7haribercerita
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar